Polda Metro Jaya Adakan Pisah Sambut Pimpinan, Simak Pesan Penting yang Disampaikan

Jakarta – Polda Metro Jaya baru saja melaksanakan tradisi pisah sambut pimpinan yang menandai peralihan kepemimpinan di institusi tersebut. Acara ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga merupakan ungkapan penghormatan kepada pejabat lama yang akan menjalani tugas baru, berlangsung pada Jumat malam, 9 Oktober 2026.
Pergeseran Kepemimpinan di Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya kini dipimpin oleh Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto yang baru saja dilantik sebagai Kapolda. Jabatan Wakapolda juga mengalami perubahan, di mana Irjen Pol. Adex Yudiswan kini menduduki posisi tersebut. Pergantian ini menunjukkan dinamika kepemimpinan yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.
Pejabat lama, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, telah diamanahi tugas baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) di Polri. Sementara, Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono ditugaskan sebagai Kapolda Jawa Timur. Penugasan ini merupakan bagian dari strategi Polri untuk memastikan bahwa setiap pejabat dapat berkontribusi secara maksimal di wilayah yang berbeda.
Rangkaian Acara Pisah Sambut
Tradisi pisah sambut dimulai dengan prosesi dari Gerbang Jagatama menuju Gedung Promoter Polda Metro Jaya. Proses ini diakhiri dengan penyerahan Pataka Polda Metro Jaya, simbol kebanggaan dan tanggung jawab yang akan diemban oleh pemimpin baru.
Acara ini juga meliputi rapat paripurna pengurus Bhayangkari Daerah Metro Jaya, serta serah terima jabatan Ibu Asuh Polisi Wanita (Polwan). Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga hubungan baik antara pimpinan dan organisasi kemasyarakatan, termasuk Bhayangkari.
Malam Pisah Sambut yang Berkesan
Rangkaian acara puncak malam pisah sambut Kapolda dan Wakapolda menjadi momen penting bagi seluruh anggota Polda Metro Jaya. Dalam kesempatan tersebut, jajaran internal menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan oleh pimpinan sebelumnya. Suasana haru dan bangga menyelimuti acara ini, sekaligus menandai awal kepemimpinan baru yang diharapkan dapat membawa perubahan positif.
Komitmen terhadap Program Kapolri
Dalam pergantian kepemimpinan ini, Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus menjalankan program Kapolri yang bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan yang lebih humanis, memperkuat kepedulian kepada warga, serta menciptakan rasa aman di masyarakat. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan inovasi dan pendekatan yang lebih baik dapat diimplementasikan.
Tradisi Pelepasan Pejabat Lama
Acara pisah sambut ditutup dengan tradisi pelepasan Komjen Pol. Asep Edi Suheri dan Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono. Dalam momen ini, mereka meninggalkan markas Polda Metro Jaya dengan penuh penghormatan dari seluruh anggota, sebagai tanda terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama masa jabatan mereka.
Rotasi Jabatan sebagai Bagian dari Pembinaan Karier
Sebelumnya, rotasi 19 kepala kepolisian daerah, termasuk Kapolda Metro Jaya, dilakukan oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Proses ini terjadi tepat sehari setelah beliau resmi menjabat pada 2 Oktober 2026. Rotasi jabatan ini menjadi langkah strategis dalam pembinaan karier dan penyegaran di lingkungan Polri.
Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, rotasi jabatan adalah bagian integral dari dinamika organisasi Polri. Hal ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi, serta sebagai bentuk pembinaan karier dan penyegaran dalam melaksanakan tugas kepolisian.
Detail Surat Telegram Kapolri
Perubahan 19 kapolda tersebut telah tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, yang dikeluarkan pada 2 Oktober 2026. Surat ini juga mencakup sejumlah pergantian jabatan strategis baik di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan, menunjukkan adanya perencanaan yang matang dalam struktur kepemimpinan Polri.
Pemilihan Pemimpin yang Tepat
Irjen Pol. Dadang Hartanto kini ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya, menggantikan pejabat sebelumnya. Selain itu, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan ditugaskan sebagai Kapolda Maluku dan Irjen Pol. Suhendri sebagai Kapolda Kepulauan Riau. Penunjukan ini diharapkan dapat membawa Polda Metro Jaya ke arah yang lebih baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Dengan berbagai agenda dan tradisi yang dilakukan dalam pisah sambut pimpinan Polda Metro Jaya, harapan akan peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat semakin menguat. Dalam setiap pergantian kepemimpinan, selalu terdapat peluang untuk melakukan perbaikan dan inovasi yang dapat lebih mendekatkan polisi kepada masyarakat.
➡️ Baca Juga: 5 Model Gerbang Rumah Minimalis yang Menginspirasi Desain Fasad Modern
➡️ Baca Juga: 8 Hero Efektif Counter Marcel di Mobile Legends Agar Tak Bisa Nge-Stun




