bank bjb Hadirkan Nuansa Ramadan Penuh Kebersamaan Lewat Ngabuburit Bersama Haji Geyot

— Paragraf 1 —
JABAR EKSPRES – Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa yang menghadirkan suasana kebersamaan, kehangatan, serta semangat berbagi di tengah masyarakat.
— Paragraf 2 —
Dalam semangat tersebut, bank bjb kembali menghadirkan berbagai program menarik yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga sarat dengan nilai edukasi dan kebersamaan.
— Paragraf 3 —
Melalui program bertajuk Berbagi Berkah Ramadan: Ngabuburit Bersama Haji Geyot, bank bjb menghadirkan rangkaian kegiatan hiburan dan sosial untuk memeriahkan waktu menjelang berbuka puasa.
— Paragraf 4 —
Program ini menjadi bagian dari komitmen bank bjb untuk terus hadir melalui kegiatan yang membawa manfaat sekaligus memperkuat kedekatan dengan warga.
— Paragraf 5 —
Kegiatan ini secara khusus menyasar masyarakat yang selama ini memiliki tradisi kuat dalam menikmati suasana ngabuburit.
— Paragraf 6 —
Melalui konsep yang memadukan hiburan, edukasi, dan kepedulian sosial, program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman Ramadan yang lebih bermakna bagi masyarakat.
— Paragraf 7 —
Ngabuburit Bersama Haji Geyot menghadirkan kembali ikon yang pernah sangat populer di Bandung pada era 1990-an.
— Paragraf 8 —
Sosok boneka atau patung Haji Geyot dahulu menjadi simbol hiburan rakyat yang identik dengan suasana menunggu waktu berbuka puasa di berbagai sudut kota.
— Paragraf 9 —
Kehadiran kembali Haji Geyot diharapkan dapat membangkitkan nostalgia masyarakat yang pernah merasakan kemeriahan ngabuburit pada masa lalu.
— Paragraf 10 —
Di sisi lain, generasi muda juga dapat mengenal kembali salah satu ikon budaya populer yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bandung.
— Paragraf 11 —
Program ini sekaligus menjadi upaya bank bjb untuk ikut melestarikan unsur budaya lokal yang memiliki nilai historis bagi masyarakat.
— Paragraf 12 —
Dengan menghidupkan kembali tradisi tersebut, bank bjb ingin menghadirkan Ramadan yang tidak hanya meriah tetapi juga sarat makna budaya.
— Paragraf 13 —
Rangkaian kegiatan Ngabuburit Bersama Haji Geyot digelar di sejumlah lokasi.
— Paragraf 14 —
Lokasi pertama kegiatan berlangsung di Alun-alun Ujung Berung pada 27 Februari.
— Paragraf 15 —
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari ketika warga mulai berdatangan untuk menikmati berbagai aktivitas yang disediakan dalam acara tersebut.
— Paragraf 16 —
Kegiatan kemudian berlanjut di Griya Kriya Bedas Soreang pada 28 Februari.
— Paragraf 17 —
Lokasi ini juga menjadi salah satu titik keramaian yang ramai dikunjungi masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
➡️ Baca Juga: Eksplosi Kasus Campak: Spesialis IPB Ungkap Penurunan Herd Immunity Indonesia, Ini Faktanya!
➡️ Baca Juga: Mau Mudik Naik Motor Listrik? Mengapa Tidak, tapi Cermati Masalah Berikut




