Moussa Sidibe Cetak Gol Kemenangan, Persija Jakarta Terjatuh di Menit Terakhir Melawan Lampung

BANDARLAMPUNG – Pertandingan yang menyajikan drama penuh emosi terjadi di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim pada Minggu (5/4) saat Bhayangkara Presisi Lampung FC menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2025/2026. Lima gol tercipta dalam laga ini, yang berujung pada kemenangan dramatis bagi tim tuan rumah, berkat penampilan gemilang Moussa Sidibe.
Moussa Sidibe: Arsitek Kemenangan Tim
Dua gol yang dicetak oleh Moussa Sidibe menjadi kunci kemenangan Bhayangkara Presisi Lampung FC, yang berhasil mengalahkan tim Ibu Kota, Persija Jakarta, dengan skor 3-2. Gol-gol Sidibe tidak hanya menambah koleksi golnya, tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya perannya dalam tim.
Gol Pertama di Babak Pertama
Pada menit ke-27, Moussa Sidibe berhasil menyamakan kedudukan setelah Persija Jakarta unggul lebih dulu. Gol ini merupakan hasil dari kerja sama tim yang solid, di mana Bhayangkara mulai menekan setelah tertinggal. Dengan skill dan ketenangannya, Sidibe memanfaatkan kesempatan untuk menceploskan bola ke gawang lawan.
Persija Jakarta Memulai dengan Keunggulan
Babak pertama dimulai dengan agresivitas tinggi dari Persija Jakarta, yang saat itu berada di peringkat kedua klasemen sementara. Mereka langsung mengancam pertahanan Bhayangkara, dan dalam waktu satu menit setelah kick-off, Rayhan Hanan berhasil mencetak gol pertama untuk timnya.
Gol Pembuka oleh Rayhan Hanan
Rayhan, yang tidak terjaga di dalam kotak penalti, sukses menyelesaikan umpan lambung dari Allano. Gol ini membuat para pendukung Persija bersorak, namun Bhayangkara tidak menyerah dan berusaha untuk kembali ke dalam permainan.
Tekanan Berlanjut dari Tim Tuan Rumah
Setelah tertinggal 0-1, Bhayangkara semakin tertekan oleh serangan beruntun dari Macan Kemayoran. Namun, memasuki menit ke-20, mereka mulai menemukan ritme permainan dan mampu mengimbangi tekanan yang diberikan oleh lawan.
Peluang-Peluang yang Diciptakan
Tim tuan rumah, melalui trio penyerang Doumbia, Sidibe, dan Privat, mulai menciptakan peluang. Akhirnya, pada menit ke-27, Sidibe berhasil menyamakan kedudukan dengan golnya. Ini menjadi momentum penting bagi Bhayangkara untuk bangkit.
Babak Kedua: Persija Kehilangan Pemain Kunci
Memasuki babak kedua, situasi semakin rumit bagi Persija Jakarta ketika Jordi Amat diusir dari lapangan setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran. Keputusan wasit ini mengubah dinamika permainan, dengan Bhayangkara kini memiliki keunggulan jumlah pemain.
Gol Kedua Persija Melalui Tendangan Bebas
Meskipun bermain dengan 10 pemain, Persija Jakarta tetap menunjukkan perlawanan. Pada menit ke-62, Fabio Calonego berhasil mencetak gol kedua bagi timnya melalui tendangan bebas yang menaklukkan kiper Bhayangkara. Keunggulan 2-1 ini memberikan harapan bagi tim tamu untuk meraih kemenangan.
Bhayangkara Menyerang Kembali
Tertinggal 2-1, Bhayangkara tidak tinggal diam. Mereka terus melancarkan serangan demi serangan untuk menciptakan peluang. Tekanan mereka membuahkan hasil ketika Dendy Sulistyawan, yang baru saja masuk ke lapangan, mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-86.
Gol Penyeimbang oleh Dendy Sulistyawan
Melalui skema tendangan bebas, Dendy berhasil menjebol gawang Persija dan membuat skor menjadi 2-2. Gol ini memberikan semangat baru bagi tim Bhayangkara untuk mengejar kemenangan.
Gol Kemenangan di Menit Terakhir
Kemudian, drama memuncak saat Moussa Sidibe mencetak gol penentu kemenangan di masa tambahan waktu. Dengan skill individu yang luar biasa, Sidibe menggiring bola dari sisi kanan, melewati beberapa pemain Persija, sebelum melepaskan tembakan yang tidak dapat dihalau oleh kiper Cyrus Margono.
Menentukan Skor Akhir
Gol tersebut memastikan kemenangan Bhayangkara dengan skor akhir 3-2. Kemenangan ini sangat berarti bagi tim, yang kini berhasil naik ke posisi lima klasemen dengan 44 poin, sementara Persija Jakarta harus puas berada di posisi ketiga.
Dampak dari Pertandingan Ini
Kemenangan dramatis ini tidak hanya menunjukkan kualitas Moussa Sidibe sebagai pemain kunci, tetapi juga menyoroti ketahanan tim Bhayangkara yang mampu bangkit dari ketertinggalan. Pertandingan ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan ISL musim ini.
- Moussa Sidibe mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan di menit akhir.
- Persija Jakarta unggul lebih dulu melalui Rayhan Hanan.
- Bhayangkara berhasil menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir.
- Jordi Amat dari Persija diusir dari lapangan dengan kartu merah.
- Dendy Sulistyawan mencetak gol penyama kedudukan menjelang akhir laga.
Dengan hasil ini, Bhayangkara menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk bersaing di papan atas klasemen. Sementara itu, Persija Jakarta harus segera melakukan evaluasi untuk memperbaiki performa mereka di laga-laga selanjutnya. Pertandingan ini akan dikenang sebagai salah satu laga paling menarik dalam sejarah ISL, di mana Moussa Sidibe menjadi bintang dengan gol-golnya yang krusial.
➡️ Baca Juga: Zodiak 31 Maret 2026: Aquarius Pertahankan Ketenangan, Capricorn Hadapi Tantangan Besar
➡️ Baca Juga: Ringgo Agus Rahman Bicara Kondisi Sheila Dara Setelah Kepergian Vidi Aldiano: Fakta Terkini




