Film dokumenter berjudul “Oasis: Don’t Look Back In Anger” yang merekam reuni ikonik antara Liam Gallagher dan Noel Gallagher dalam tur bersejarah Oasis Live ’25, siap untuk tayang secara terbatas di bioskop Indonesia. Penayangan film ini akan berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 September 2026, menawarkan kesempatan langka bagi para penggemar untuk menyaksikan momen bersejarah ini di layar lebar.
Detail Penayangan Film di Indonesia
Perwakilan Disney Indonesia telah mengonfirmasi bahwa film “Oasis: Don’t Look Back In Anger” akan hadir di bioskop melalui sebuah pengumuman resmi yang dirilis pada 3 September. Bersamaan dengan informasi ini, mereka juga memperkenalkan trailer dan poster terbaru dari film tersebut, menambah antusiasme penggemar akan penayangan yang akan datang.
Menurut pihak Disney, penayangan film ini akan berlangsung sebelum versi orisinal yang ditayangkan di Hulu, yang direncanakan rilis di platform Disney+ pada akhir tahun 2026. Hal ini memberi kesempatan eksklusif bagi penonton di Indonesia untuk menjadi yang pertama menyaksikan perjalanan emosional Oasis di layar bioskop.
Tim Kreatif di Balik Film
Film ini disutradarai oleh duo Dylan Southern dan Will Lovelace, yang telah memiliki pengalaman dalam memproduksi dokumenter musik sebelumnya, seperti “Shut Up and Play the Hits” dan “Meet Me in the Bathroom”. Kreator serial drama kriminal terkenal “Peaky Blinders”, Steven Knight, juga terlibat sebagai kreator dokumenter, bekerja sama dengan rumah produksi Magna Studios dan Sony Music Vision.
Fokus pada Momen Bersejarah
Melalui akses yang mendalam ke sesi latihan, belakang panggung, serta penampilan langsung Oasis, film “Don’t Look Back In Anger” menawarkan wawasan unik tentang momen-momen penting dalam karier musik mereka. Ini juga menjadi kesempatan bagi para penggemar untuk menyaksikan wawancara pertama yang dilakukan antara Liam dan Noel Gallagher setelah lebih dari dua dekade terpisah.
- Akses ke sesi latihan dan belakang panggung
- Penampilan langsung Oasis di panggung
- Wawancara eksklusif Liam dan Noel Gallagher
- Momen-momen penting dalam karier musik
- Perjalanan emosional para penggemar
Emosi dan Makna di Balik Tur
Film dokumenter ini tidak hanya menyoroti perjalanan musik Oasis, tetapi juga menggali dampak emosional yang dirasakan oleh penggemar dari berbagai generasi. Dengan tur konser dunia yang tiketnya terjual habis pada tahun 2025, film ini akan menyajikan refleksi mendalam tentang makna musik Oasis dan pengaruhnya terhadap kehidupan para pendengarnya.
Produksi dan Kolaborasi
“Oasis: Don’t Look Back In Anger” diproduksi oleh Magna Studios dan Sony Music Vision, bekerja sama dengan Sony Music Entertainment UK. Tim produksi yang berbakat juga melibatkan beberapa nama besar dalam industri film. Di antara mereka terdapat produser eksekutif seperti Kate Shepherd, Marisa Clifford, dan Davud Karbassioun, yang semuanya berkontribusi pada kualitas film ini.
Selain itu, Sam Bridger dan Guy Heeley berperan sebagai produser, memastikan bahwa setiap detail film ditangani dengan baik. Tim teknisnya juga mengesankan, termasuk peraih Academy Awards untuk kategori tata suara, James Mather dan Tarn Willers, serta sinematografer Haris Zambarloukos, yang semuanya berkolaborasi untuk menghasilkan film berkualitas tinggi.
Antisipasi dan Harapan dari Penggemar
Bagi para penggemar Oasis, penayangan film ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu. Setelah lebih dari 20 tahun terpisah, reuni Liam dan Noel Gallagher menjadi simbol harapan bagi banyak penggemar yang merindukan kehadiran mereka dalam satu panggung. Dengan film ini, diharapkan dapat menyatukan kembali semangat dan kenangan yang telah lama tertinggal.
Film ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sebuah perjalanan emosional yang mengajak penonton untuk mengenang kembali momen-momen berharga dalam sejarah musik rock. Maka dari itu, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan film “Oasis: Don’t Look Back In Anger” di bioskop mulai 11 hingga 13 September 2026.
➡️ Baca Juga: PLN Icon Plus Jawa Barat Berikan Penghargaan kepada Pelanggan ICONNET dalam Memperingati Hari Kartini
➡️ Baca Juga: Fakta Kecelakaan Kereta di Bekasi: Sopir Taksi Hanya Menerima Pelatihan Sehari
