IHSG Dibuka Menguat, Simak Prediksi Pergerakan dan Saham Pilihan

<div>

Jakarta: Pergerakan<a href=”https://www.medcom.id/tag/174/ihsg”> Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) </a>memulai perdagangan hari ini di zona positif. Meski demikian, pasar saham masih menghadapi berbagai sentimen global yang berpotensi mempengaruhi arah pergerakan indeks sepanjang hari.<br/> <br/>

Pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat menguat 9,45 poin atau 0,13 persen ke posisi 7.398,85.<br/> <br/>

Sementara itu, kelompok saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga mengalami penguatan. Indeks tersebut naik 1,34 poin atau 0,18 persen ke level 753,58.

<h2>Wall Street ditutup bervariasi</h2>

Pergerakan bursa saham global, khususnya di Amerika Serikat, turut memberikan sentimen bagi pasar saham domestik.<br/><br/>

Pada perdagangan sebelumnya, indeks-indeks utama di Wall Street ditutup bervariasi. Dow Jones Industrial Average turun -0,61 persen ke level 47.417,27, S&amp;P 500 melemah -0,084 persen ke level 6.775,80, dan Nasdaq justru menguat +0,084 persen ke level 22.716,14<br/> <br/>

Variasi pergerakan indeks global ini mencerminkan sikap investor yang masih berhati-hati terhadap dinamika ekonomi dan geopolitik dunia.

<h2>IHSG tertekan sentimen global</h2>

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG tercatat mengalami pelemahan cukup dalam. IHSG ditutup melemah ke level 7.389,4 pada perdagangan perdagangan terakhir. Penguatan pada sesi pertama tidak mampu dipertahankan, di mana indeks berbalik terkoreksi dan bergerak di zona negatif sepanjang sesi kedua. <br/> <br/>

Dari sisi teknikal, IHSG masih tertahan di bawah level psikologis dan disertai net foreign sell Rp730 miliar, yang mengindikasikan tekanan distribusi investor asing.<br/> <br/>

Sentimen global menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pergerakan pasar.<br/> <br/>

“Di tengah meningkatnya ketidakpastian global terkait konflik AS–Israel vs Iran serta mendekati libur panjang Lebaran, pelaku pasar cenderung mengadopsi strategi trading jangka pendek dan menahan ekspansi risiko,” jelas analis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya pada Kamis, 12 Maret 2026.<br/>

<table>

<tbody>

<tr>

<td>Baca juga: <a href=”https://www.medcom.id/ekonomi/keuangan/GKdGWO0k-ihsg-menguat-di-awal-perdagangan-investor-pantau-sentimen-global”>IHSG Menguat di Awal Perdagangan, Investor Pantau Sentimen Global</a></td>

</tr>

</tbody>

</table>

<h2>Proyeksi pergerakan IHSG hari ini</h2>

Secara teknikal, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah.<br/> <br/>

“IHSG diperkirakan masih bergerak dalam rentang support di 7.335-7.200 dan resistance pada level 7.440-7.500,” sebutnya.<br/> <br/>

Rekomendasi saham pilihan<br/> <br/>

Di tengah pergerakan pasar yang masih fluktuatif, analis memberikan beberapa rekomendasi saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan hari ini, yaitu:<br/> <br/>

PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ)<br/>

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)<br/>

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).<br/> <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di

<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;hl=id&amp;gl=ID\”>

<div>

<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>

</div>

<div>

Google News

</div>

</a></strong> <div>(ANN)</div> </div>

➡️ Baca Juga: AS Tenggelamkan 16 Kapal Ranjau Iran di Selat Hormuz

➡️ Baca Juga: Maudy Ayunda Siap Jika Adegan Kerasukannya di Film Para Perasuk Jadi Meme

Exit mobile version