Jelang Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengambil langkah proaktif untuk menjamin kesehatan hewan kurban. Dengan menugaskan 32 petugas khusus, mereka berkomitmen untuk memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan kurban sesuai dengan regulasi pemerintah serta ketentuan syariat Islam. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa hewan yang akan dipersembahkan dalam ibadah ini memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban di Bekasi
Ketua Tim Pengendalian Penyakit Hewan dan Penjamin Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dewi Suryani, mengungkapkan bahwa seluruh personel telah ditunjuk dan tim telah dibentuk dengan tujuan memeriksa kesehatan hewan kurban yang beredar di masyarakat. “Kami ingin memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat syariat,” ujarnya dalam sebuah konferensi di Cikarang pada tanggal 22 April.
Tim teknis yang terlibat dalam pengawasan ini terdiri dari pegawai yang berfokus pada kesehatan hewan, peternakan, pusat kesehatan hewan, serta petugas dari rumah potong hewan. Mereka akan mulai melaksanakan tugasnya pada awal Mei 2026 dengan melakukan pemeriksaan langsung di berbagai lokasi, termasuk pasar hewan dan tempat penyembelihan.
Metode Pengawasan yang Diterapkan
Proses pengawasan akan dilakukan secara langsung dengan pemeriksaan di lapak penjualan, peternak, rumah potong hewan, dan masjid sebelum serta setelah proses penyembelihan. Dewi menjelaskan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk menjamin setiap hewan kurban yang dijual dalam keadaan sehat dan layak.
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban mencakup beberapa aspek penting, antara lain:
- Kondisi fisik hewan, termasuk aktivitas, kekuatan, dan cacat fisik.
- Tanda klinis penyakit, seperti luka, pincang, demam, atau gejala lainnya yang mengindikasikan penyakit menular.
- Kelulusan umur hewan sesuai dengan ketentuan syariat.
- Kebersihan dan manajemen pemeliharaan di lapak penjualan.
- Dokumentasi kesehatan hewan yang diperlukan.
Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat
Dewi juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli hewan kurban. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memastikan hewan yang akan dibeli dalam kondisi sehat, antara lain:
- Gerakan aktif dan tidak lemah.
- Nafsu makan yang baik.
- Mata yang cerah dan hidung yang bersih.
- Bulu yang bersih dan tidak kusam.
- Kondisi fisik yang normal tanpa cacat, buta, atau kurus.
Selain itu, hewan kurban juga harus memenuhi ketentuan minimal yang ditetapkan. Untuk sapi atau kerbau, usia minimal adalah dua tahun, sedangkan untuk kambing atau domba setidaknya satu tahun. Hal ini penting untuk memastikan bahwa hewan tersebut memang layak untuk dijadikan kurban.
Pentingnya Memilih Penjual yang Terpercaya
Masyarakat diharapkan untuk membeli hewan kurban dari lapak yang telah diperiksa oleh petugas kesehatan hewan. Memastikan kebersihan kandang dan bahwa hewan tersebut dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan juga merupakan langkah penting yang harus diambil.
Para pedagang dan pemilik hewan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatan hewan yang mereka jual. Ini mencakup memberikan pakan yang cukup dan berkualitas, memastikan pasokan air minum yang bersih, serta menyediakan atap kandang yang memadai agar hewan tidak kepanasan dan terhindar dari stres.
Langkah Antisipasi untuk Mencegah Penyebaran Penyakit
Dalam situasi di mana pedagang menemukan hewan yang sakit di lokasi penjualan, mereka diwajibkan untuk segera memisahkan atau mengisolasi hewan tersebut dari hewan-hewan yang sehat. Penting untuk melaporkan kondisi ini kepada petugas kesehatan hewan dan tidak menjual hewan yang terinfeksi sebagai hewan kurban.
Dewi Suryani menegaskan bahwa langkah-langkah pengawasan ini diharapkan dapat mencegah penyebaran penyakit serta menjamin bahwa hewan kurban yang dijual aman untuk dikonsumsi. Dengan demikian, masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan pedagang pun dapat beroperasi dengan nyaman.
Kesimpulan
Dengan persiapan yang matang dan pengawasan yang ketat, diharapkan pelaksanaan ibadah kurban pada Idul Adha 2026 dapat berjalan dengan baik. Kesehatan hewan kurban adalah prioritas utama untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.
➡️ Baca Juga: Aplikasi Efektif untuk Mengelola Stres Mental dari Aktivitas Digital Berlebih
➡️ Baca Juga: Olahraga Ringan yang Efektif untuk Meningkatkan Aktivitas Tubuh di Usia Produktif
