JICAF 2026 Luncurkan Kolaborasi Musik dan Ilustrasi Melalui Special Drop yang Menarik

Jakarta – Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) 2026 kembali menghadirkan inovasi menarik dengan program Special Drop, yang memperluas batasan antara dunia ilustrasi, musik, dan berbagai praktik kreatif. Melalui kolaborasi yang unik, acara ini mengubah karya musik menjadi bentuk visual yang dapat dinikmati dan dikoleksi, termasuk art print dan produk fisik yang menarik bagi pengunjung.

Kolaborasi Menarik di JICAF 2026

Tahun ini, JICAF mempersembahkan kolaborasi menarik antara idgitaf dan Replayrepliy, serta Guruh Gipsy yang bekerja sama dengan berbagai artis dan Lamunai Records. Selain itu, Hindia berkolaborasi dengan Pancaran Sinema. Setiap kolaborasi ini mengusung pendekatan yang berbeda dalam menerjemahkan cerita, karakter, dan atmosfer musik menjadi pengalaman visual yang lebih dekat dengan audiens.

Konsep “The World We Draw”

Program Special Drop merupakan bagian dari tema JICAF 2026, yaitu “The World We Draw”, yang menggambarkan karya sebagai cerminan dunia dan perspektif masing-masing kreator. Dalam tema ini, musik, ilustrasi, dan animasi dapat saling bersinergi untuk menciptakan interpretasi baru dari sebuah karya.

Pentingnya Pertemuan Berbagai Medium

Yoga Prathama, Co-Founder & Art Director JICAF, menyatakan bahwa pertemuan berbagai medium memberikan peluang bagi sebuah cerita untuk terus berkembang dalam bentuk yang berbeda.

“Menarik untuk melihat bagaimana sebuah cerita dapat terus berevolusi ketika diterjemahkan ke dalam medium yang berbeda,” jelas Yoga.

Kolaborasi idgitaf × Replayrepliy

Salah satu kolaborasi yang menonjol adalah antara idgitaf dan Replayrepliy yang menginterpretasikan album kedua idgitaf, “Berusaha di Bawah Hujan”, ke dalam bahasa visual. Replayrepliy menawarkan interpretasi personal terhadap album ini melalui Special Box yang diilustrasikan secara eksklusif dan serangkaian art print yang hanya tersedia di JICAF 2026.

Kolaborasi ini memberikan cara baru untuk menikmati cerita yang sebelumnya disampaikan melalui suara dan lirik. Visual yang dihasilkan bukan hanya menjadi pendamping album, tetapi juga membuka perspektif baru terhadap suasana dan pengalaman yang diciptakan oleh idgitaf melalui musiknya.

Special Drop Tribute: Guruh Gipsy

JICAF 2026 juga mempersembahkan Special Drop Tribute: Guruh Gipsy sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan kreatif Guruh Soekarnoputra. Proyek Guruh Gipsy yang dirilis pada tahun 1977 terkenal dengan perpaduan musik modern dan elemen musik tradisional Indonesia, termasuk pengaruh dari musik Jawa dan Bali.

Bersama Lamunai Records dan sejumlah artis, karya tersebut diinterpretasikan kembali melalui berbagai produk, mulai dari perhiasan, apparel, art print, hingga CD Edisi Deluxe untuk memperingati 50 tahun. Salah satu produk yang ditawarkan adalah Guruh Gipsy x Cahya Pesisir Batik Scarf yang menggabungkan warisan musik dengan fashion dan kerajinan tangan.

Kolaborasi Hindia × Pancaran Sinema

Kolaborasi lain yang tak kalah menarik adalah antara Hindia dan Pancaran Sinema yang menghadirkan dunia visual dari video musik “kids”. Karya ini mengombinasikan animasi 2D yang digambar tangan, rotoscoping, dan lingkungan 3D untuk menciptakan dunia visual yang bergerak di antara fragmen memori dan imajinasi.

Dunia visual dari “kids” kemudian dikembangkan menjadi koleksi fisik yang dapat ditemukan di JICAF 2026. Koleksi ini mencakup buku flip “kids” MV dan art print “kids” – Hindia x Witchkana, yang menghadirkan karakter serta elemen visual dari video musik ke dalam bentuk objek yang dapat dimiliki dan dikoleksi.

Menghadirkan Karya Musik dalam Berbagai Medium

Melalui rangkaian Special Drop ini, JICAF menunjukkan bahwa karya musik tidak harus terhenti sebagai sesuatu yang hanya dapat didengar atau disaksikan di layar. Cerita dari sebuah lagu, album, atau video musik dapat berpindah ke dalam bentuk ilustrasi, art print, fashion, collectible, dan objek fisik lainnya.

Kehadiran berbagai kolaborasi ini sekaligus mencerminkan semangat tema “The World We Draw” dalam mempertemukan perspektif kreator dari berbagai bidang. JICAF 2026 berlangsung hingga 4 Oktober 2026 di Agora Mall, Jakarta, dengan menyuguhkan pameran, kolaborasi, program, serta berbagai pengalaman yang mempertemukan artis, brand, komunitas, dan pelaku kreatif.

Pameran dan Pengalaman Kreatif

Selama acara, pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai bentuk seni dan kreativitas yang ditawarkan oleh para seniman dan kreator. JICAF 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk menikmati karya seni, tetapi juga tempat bagi kolaborasi yang menginspirasi dan memperluas wawasan tentang hubungan antara musik dan ilustrasi.

Dengan banyaknya kegiatan yang dihadirkan, JICAF 2026 menjadi platform yang menarik bagi pecinta seni dan musik untuk terlibat langsung dalam pengalaman kreatif yang tidak terlupakan. Setiap kolaborasi dan karya yang dipamerkan menunjukkan betapa pentingnya interaksi antara berbagai disiplin seni dalam menciptakan sesuatu yang baru dan menarik.

➡️ Baca Juga: Batasan Penggunaan RAM Aplikasi Android yang Boros Diberlakukan pada Tahun 2027

➡️ Baca Juga: Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Terkena Banjir Besar, Segera Tindak Lanjuti Situasi Ini

Exit mobile version