Stunting di Cirebon Menurun Jadi 14,9 Persen, Pemkot Tingkatkan Kolaborasi Lintas Sektor 2026

Angka stunting di Kota Cirebon, Jawa Barat, telah menunjukkan penurunan yang signifikan, kini tercatat pada angka 14,9 persen. Perkembangan ini tidak lepas dari upaya kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, provinsi, dan masyarakat. Dalam konteks ini, Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk mempercepat penanganan masalah stunting melalui intervensi yang terintegrasi dan kolaborasi lintas sektor. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai strategi yang diterapkan untuk menurunkan stunting di Cirebon dan pentingnya peran masyarakat dalam upaya ini.
Strategi Penanganan Stunting di Cirebon
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, mengungkapkan bahwa penanganan stunting telah menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan daerah. Dalam sebuah forum yang berlangsung di Jawa Barat, Farida menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai pihak sangat penting untuk mencapai target penurunan angka stunting secara berkelanjutan.
“Langkah-langkah yang kami ambil merupakan bagian dari strategi yang lebih besar untuk mempercepat penanganan stunting di Cirebon,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya bekerja sendiri, tetapi mengajak berbagai elemen untuk bersinergi dalam mengatasi masalah ini.
Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor
Dalam mengatasi stunting, keterlibatan pemerintah pusat dan provinsi sangat krusial. Menurut Farida, kolaborasi ini menciptakan sinergi yang diperlukan untuk menekan prevalensi stunting. “Kami percaya bahwa dengan bekerja sama, kita dapat mencapai hasil yang lebih baik,” katanya.
- Pemerintah pusat memberikan dukungan kebijakan yang diperlukan.
- Pemerintah provinsi membantu dalam evaluasi dan penyusunan strategi.
- Masyarakat berperan aktif dalam program-program kesehatan dan gizi.
- Organisasi non-pemerintah bisa memberikan bantuan teknis dan sumber daya.
- Akademisi dan peneliti berkontribusi dengan data dan penelitian yang relevan.
Keberhasilan Penurunan Angka Stunting
Capaian Kota Cirebon dalam menurunkan angka stunting patut diapresiasi. Dari data terbaru, angka stunting di Cirebon turun dari 19,9 persen menjadi 14,9 persen. Farida menyatakan bahwa penurunan ini merupakan hasil kerja keras semua pihak yang terlibat.
“Ini adalah pencapaian bersama yang tidak bisa dipisahkan dari peran serta masyarakat,” tuturnya. Hal ini menegaskan bahwa kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat berpengaruh dalam upaya mencegah stunting.
Masyarakat sebagai Pilar Utama
Meski sudah ada penurunan angka stunting, Farida menekankan bahwa upaya ini harus terus diperkuat. Masyarakat diharapkan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, pola asuh anak, dan pemenuhan gizi yang adekuat. “Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga,” imbuhnya.
- Pendidikan mengenai gizi seimbang untuk anak.
- Pemahaman pola asuh yang baik.
- Kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
- Partisipasi dalam program-program kesehatan yang disediakan pemerintah.
- Peran aktif dalam penyuluhan dan kegiatan komunitas.
Forum Koordinasi dan Evaluasi Kinerja
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Siti Maria Listiyawati, menambahkan bahwa forum yang diadakan di tingkat Jawa Barat juga berfungsi sebagai ajang evaluasi. Dalam forum tersebut, berbagai langkah strategis untuk menghadapi pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dibahas secara mendalam.
“Forum ini memberikan kesempatan bagi kami untuk mengevaluasi capaian yang telah diraih serta merumuskan langkah-langkah selanjutnya,” ujarnya. Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada proses yang mendukung pencapaian tersebut.
Tren Positif Penurunan Stunting
Maria juga menggarisbawahi bahwa tren penurunan angka stunting di Cirebon menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. “Kami akan terus berusaha meningkatkan kinerja agar intervensi yang kami lakukan tepat sasaran,” tambahnya. Upaya ini merupakan motivasi bagi tim kesehatan untuk terus berinovasi dalam program-program yang ada.
Dengan berbagai program yang telah dilaksanakan, diharapkan angka stunting di Cirebon akan terus menurun dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan gizi.
Kesimpulan dan Harapan ke Depan
Penanganan stunting di Cirebon adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat memberikan dampak positif. Dengan dukungan dari berbagai pihak, serta partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan angka stunting dapat terus menurun. Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk melanjutkan upaya ini hingga mencapai target yang lebih ambisius pada tahun 2026. Mari kita semua berkontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.
➡️ Baca Juga: Pemerintah Tawarkan Insentif Konversi dari Motor Bensin ke Motor Listrik
➡️ Baca Juga: Beasiswa Mahasiswa Berprestasi untuk Warga Magelang: Segera Daftar Sekarang!




