Telkomsel Laksanakan Berbagai Inisiatif untuk Meningkatkan Keberlanjutan Lingkungan

Dalam era di mana isu keberlanjutan lingkungan semakin mendesak, peran perusahaan untuk berkontribusi terhadap pelestarian bumi menjadi sangat penting. Menyadari hal ini, Telkomsel meluncurkan serangkaian inisiatif bertajuk Telkomsel Jaga Bumi Movement, yang diadakan di berbagai lokasi di Indonesia untuk memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk merayakan hari spesial tersebut, tetapi juga untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.
Inisiatif untuk Mengurangi Jejak Karbon
Telkomsel berkomitmen untuk melaksanakan sejumlah kegiatan yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini mencakup kompetisi inovasi hijau bagi generasi muda, serta memfasilitasi ratusan juta pelanggannya untuk berpartisipasi dalam penanaman pohon melalui tukar Telkomsel Poin. Dengan langkah-langkah ini, Telkomsel berupaya mengurangi jejak emisi karbon secara kolektif sambil memberi ruang bagi masyarakat untuk beraksi langsung.
Sejalan dengan tema global Hari Bumi, “Our Power, Our Planet”, Telkomsel berusaha menggerakkan masyarakat untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Abdullah Fahmi, Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, menegaskan bahwa perusahaan menyadari semangat masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Oleh karena itu, Telkomsel Jaga Bumi bukan hanya sekadar program sosial perusahaan, melainkan juga sebagai platform kolaborasi,” ungkap Abdullah. Di bawah inisiatif ini, Telkomsel mengembangkan ekosistem yang komprehensif, mulai dari kompetisi inovasi hingga fitur tukar poin untuk menanam pohon, sehingga setiap individu dapat memberikan kontribusi nyata untuk bumi dan generasi yang akan datang.
Kompetisi Inovasi Lingkungan
Telkomsel Jaga Bumi Movement menghadirkan tiga pilar aksi utama untuk mendorong partisipasi publik. Pertama adalah Telkomsel Jaga Bumi Future Impact Challenge, sebuah kompetisi yang mengundang generasi muda berusia 15 hingga 35 tahun untuk menciptakan gagasan inovatif sebagai solusi terhadap tantangan lingkungan dan perubahan iklim.
Pendaftaran untuk kompetisi ini dibuka mulai 22 April hingga masa kurasi yang berlangsung dari 5 hingga 10 Juli 2026. Para peserta terpilih akan berkesempatan untuk mempresentasikan ide mereka pada sesi final pitching yang dijadwalkan pada 15 Juli, sebelum acara penghargaan yang akan diadakan di Yogyakarta pada 18 Juli 2026.
Diskusi dan Edukasi Lingkungan
Pilar kedua dari inisiatif ini adalah rangkaian talkshow yang menghadirkan para praktisi, ahli, dan komunitas peduli lingkungan untuk berdiskusi dengan pelaku industri dalam enam sesi yang membahas beragam topik, termasuk isu iklim, ekonomi sirkular, dan masa depan lingkungan. Diskusi ini akan berlangsung dari 19 Mei hingga 16 Juli 2026.
Penanaman Pohon dan Lokakarya
Pilar ketiga adalah kegiatan penanaman pohon dan lokakarya. Telkomsel mengajak komunitas untuk terlibat langsung dalam aksi pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon di empat lokasi strategis di Indonesia. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Ciampea Bogor pada 4–6 Juni, Palu pada 18–20 Juni, Pesisir Selatan Sumatera Barat pada 2–4 Juli, dan Kulon Progo Yogyakarta pada 16–18 Juli 2026.
Partisipasi Pelanggan dalam Keberlanjutan
Telkomsel tidak hanya menyasar generasi muda, tetapi juga berupaya memudahkan ratusan juta pelanggannya untuk menjadi pahlawan lingkungan melalui inisiatif yang lebih praktis. Dalam kolaborasinya dengan platform Jejak.in, Telkomsel meluncurkan program Carbon Offset, yang memungkinkan pelanggan untuk menukarkan Telkomsel Poin mereka untuk mendonasikan pohon.
Pelanggan dapat menukarkan 5.000 Telkomsel Poin yang setara dengan 0,1 pohon, atau 50.000 Telkomsel Poin untuk satu pohon penuh. Melalui aplikasi MyTelkomsel atau SMS, pelanggan dapat berpartisipasi dalam program ini dan akan menerima laporan perkembangan pohon yang didonasikan secara berkala melalui email.
Pengelolaan Limbah dan Daur Ulang
Selain program penghijauan, Telkomsel juga fokus pada pengelolaan limbah. Perusahaan ini melanjutkan program daur ulang plastik hasil kolaborasi dengan mitra PlusTik dan Liberty Society. Program ini bertujuan untuk mengumpulkan dan mendaur ulang kemasan kartu SIM bekas serta cangkang kartu perdana dari jaringan outlet reseller Telkomsel.
Hasil daur ulang tersebut akan diubah menjadi produk yang berguna, seperti blok paving, tempat sampah, dan kotak serba guna. Selain itu, Telkomsel juga mengumpulkan pakaian bekas dari karyawan untuk diolah kembali menjadi barang dengan nilai tambah, menciptakan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat.
Mendorong Kesadaran Lingkungan
Inisiatif Telkomsel Jaga Bumi Movement merupakan langkah nyata dalam mendorong kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Melalui berbagai program dan kegiatan yang melibatkan masyarakat, Telkomsel berharap dapat menciptakan dampak yang signifikan dalam pelestarian bumi dan menginspirasi lebih banyak orang untuk berkontribusi.
Dengan berbagai inisiatif ini, Telkomsel tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan telekomunikasi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi, inovasi, dan partisipasi masyarakat, Telkomsel berkomitmen untuk bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
➡️ Baca Juga: Daftar Lengkap Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini, 29 Maret 2026 yang Terbaru dan Akurat
➡️ Baca Juga: 22 Kode Redeem FC Mobile Spesial Ramadan 19 Maret 2026, Klaim Segera untuk Dapatkan Hadiah!



