Waspada Kendaraan Bodong, Kenali Ciri-Ciri BPKB Asli

<div>

<strong>Jakarta: </strong>Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) <a href=”https://www.medcom.id/tag/15327/korlantas”><strong>Korlantas Polri</strong></a> mengingatkan masyarakat mengenai bahaya kendaraan bodong atau kendaraan dengan dokumen palsu. Imbauan ini disampaikan menyusul maraknya kasus pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (<a href=”https://www.medcom.id/tag/15321/stnk”><strong>STNK</strong></a>) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (<a href=”https://www.medcom.id/tag/15322/bpkb”><strong>BPKB</strong></a>) yang ditemukan di berbagai daerah.<br/> <br/>

Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Polisi Wibowo, mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat membeli kendaraan bermotor bekas. Pemeriksaan keaslian dokumen kendaraan dinilai menjadi langkah penting untuk menghindari kerugian.<br/> <br/>

“Pastikan dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB benar-benar asli dengan melakukan pengecekan di Samsat atau melalui layanan resmi yang tersedia,” ucap Wibowo dikutip dari Antara.<br/><br/>

Ia menegaskan pemalsuan dokumen kendaraan merupakan tindak kejahatan serius yang dapat merugikan masyarakat, baik secara material maupun hukum.<br/> <br/>

Untuk itu, masyarakat juga diingatkan memahami perbedaan antara dokumen kendaraan asli dan palsu. Salah satu cirinya dapat dilihat dari hologram pada BPKB.

<h3>Baca Juga:<br/>

<a href=”https://www.medcom.id/otomotif/mobil/Wb7dJMrk-harga-otr-jakarta-toyota-berbagai-tipe-per-maret-2026″>Harga OTR Jakarta Toyota Berbagai Tipe per Maret 2026</a></h3>

<h2>Ciri-Ciri BPKB Asli</h2>

Menurut Wibowo, hologram pada BPKB asli berwarna abu-abu dan tidak berubah warna saat diterawang. Sebaliknya, dokumen palsu biasanya berubah menjadi kekuningan saat dilihat dengan cara yang sama.<br/> <br/>

Selain itu, kualitas kertas juga menjadi pembeda. Dokumen asli menggunakan kertas yang lebih tebal dan berkualitas, sedangkan dokumen palsu umumnya lebih tipis dengan hasil cetakan yang kurang jelas atau buram.<br/> <br/>

STNK dan BPKB asli juga dilengkapi barcode yang dapat dipindai dan terhubung langsung dengan sistem data kepolisian. Lambang Polri pada dokumen resmi biasanya terasa timbul saat diraba dan dapat terlihat jelas ketika disinari dengan sinar ultraviolet.<br/> <br/>

Sebaliknya, pada dokumen palsu fitur-fitur tersebut umumnya tidak muncul atau tidak berfungsi dengan baik. Untuk menghindari risiko membeli kendaraan dengan dokumen palsu, masyarakat disarankan melakukan sejumlah langkah pencegahan sebelum transaksi dilakukan.

<h3>Baca Juga:<br/>

<a href=”https://www.medcom.id/otomotif/mobil/0KvZ71YK-daftar-harga-otr-jakarta-kia-sonet-2026-cocok-buat-mudik-lebaran”>Daftar Harga OTR Jakarta Kia Sonet 2026, Cocok Buat Mudik Lebaran</a></h3>

<br/>

“Lakukan pengecekan langsung ke Samsat agar keaslian dokumen dan identitas kendaraan dapat dipastikan. Langkah ini penting untuk melindungi masyarakat dari risiko membeli kendaraan dengan dokumen palsu,” ucapnya.<br/> <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di

<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;hl=id&amp;gl=ID\”>

<div>

<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>

</div>

<div>

Google News

</div>

</a></strong><div>(UDA)</div> </div>

➡️ Baca Juga: Guyuran Hujan Masih Hantui Sumedang, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

➡️ Baca Juga: Samsung menjanjikan 120 game dapat dimainkan melalui teknologi monitor 3D tanpa kacamata tahun ini

Exit mobile version