slot depo 10k
Ekonomi

Jaga Kesiapan Armada Mudik Lebaran 2026, PGN Gelar Bengkel Keliling CNG di Jalur Pantura

<div>

<p><strong>Jakarta</strong> – Menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) dan menggandeng Komunitas Gas (Komogas), mengambil langkah proaktif untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik, khususnya mereka yang menggunakan kendaraan berbahan bakar gas (BBG). Inisiatif ini diwujudkan melalui pembukaan layanan Bengkel Keliling Compressed Natural Gas (CNG) di Cirebon, Jawa Barat, sebuah titik strategis di jalur Pantai Utara (Pantura) yang menjadi urat nadi transportasi mudik.</p>

<p>Layanan Bengkel Keliling CNG ini akan beroperasi mulai tanggal 9 hingga 16 Maret 2026, bertempat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Cirebon. Program ini secara khusus menyasar para pengemudi transportasi online dan angkutan harian yang telah beralih menggunakan BBG sebagai bahan bakar kendaraan mereka. Pemilihan Cirebon sebagai lokasi pelaksanaan program ini bukan tanpa alasan. Cirebon merupakan salah satu kota penting di jalur Pantura, yang setiap tahunnya menjadi lintasan utama bagi ribuan kendaraan yang bergerak dari arah Jakarta menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, maupun sebaliknya. Dengan menyediakan layanan di titik ini, PGN berharap dapat menjangkau sebanyak mungkin pengguna BBG yang membutuhkan pemeriksaan dan perawatan kendaraan.</p>

<p>Lebih dari sekadar layanan perbaikan, Bengkel Keliling CNG ini menawarkan serangkaian fasilitas komprehensif yang dirancang untuk memastikan kendaraan BBG dalam kondisi prima dan aman untuk perjalanan jarak jauh. Layanan yang tersedia meliputi:</p>

<ol>

<li>

<p><strong>Konversi Kendaraan Menjadi BBG:</strong> Bagi pengemudi yang tertarik untuk beralih menggunakan BBG, tim ahli dari PGN Gagas siap memberikan layanan konversi kendaraan. Proses ini dilakukan dengan standar keamanan tinggi dan menggunakan peralatan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Konversi BBG bukan hanya memberikan manfaat ekonomis, tetapi juga berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan karena BBG menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar konvensional.</p>

</li>

<li>

<p><strong>Pemeriksaan Teknis Kendaraan:</strong> Pemeriksaan teknis kendaraan merupakan layanan utama dalam program ini. Tim teknisi akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap berbagai komponen kendaraan, mulai dari mesin, sistem kelistrikan, hingga sistem pengereman. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi masalah yang dapat mengganggu kinerja kendaraan selama perjalanan mudik.</p>

</li>

<li>

<p><strong>Audit Keamanan Instalasi BBG:</strong> Keamanan instalasi BBG menjadi prioritas utama dalam layanan ini. Tim ahli akan melakukan audit menyeluruh terhadap sistem BBG pada kendaraan, termasuk tabung gas, regulator, dan saluran-saluran gas. Audit ini bertujuan untuk memastikan bahwa instalasi BBG berfungsi dengan baik dan tidak ada kebocoran atau potensi bahaya lainnya.</p>

</li>

<li>

<p><strong>Edukasi Terkait Keselamatan dan Prosedur Pengisian Gas:</strong> Selain layanan teknis, program ini juga memberikan edukasi kepada para pengemudi mengenai keselamatan dan prosedur pengisian gas yang benar. Edukasi ini penting untuk meningkatkan kesadaran pengemudi tentang potensi risiko yang terkait dengan penggunaan BBG dan bagaimana cara mencegahnya. Pengemudi juga akan diberikan informasi mengenai prosedur pengisian gas yang aman dan efisien.</p>

</li>

</ol>

<p>Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menekankan pentingnya layanan ini dalam membantu kesiapan kendaraan BBG menjelang musim mudik Lebaran. “Melalui layanan Bengkel Keliling ini, PGN ingin memastikan para pengguna kendaraan BBG yang melintas di jalur Pantura, khususnya di wilayah Cirebon, dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman. Kami berharap pemeriksaan teknis serta edukasi yang diberikan dapat membantu meningkatkan keselamatan berkendara sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran,” ujar Fajriyah.</p>

<p>Fajriyah menambahkan bahwa Cirebon dipilih karena posisinya sebagai salah satu jalur utama di Pantura yang dilalui pemudik dari berbagai daerah. Dengan adanya layanan ini, diharapkan para pemudik yang menggunakan kendaraan BBG dapat merasa lebih tenang dan percaya diri dalam melakukan perjalanan mudik.</p>

<p>Selain inisiatif Bengkel Keliling CNG, PGN juga telah menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) sepanjang tahun 2025 dengan melakukan konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi BBG sebanyak 200 unit di berbagai kota di Indonesia. Program ini merupakan bagian dari komitmen PGN untuk mendukung transisi energi bersih dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.</p>

<p>”Melalui program Bengkel Keliling CNG ini, kami tidak hanya ingin memastikan keselamatan dan kesiapan kendaraan BBG, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan energi gas yang aman, efisien, dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus mendorong pemanfaatan energi gas sebagai alternatif bahan bakar yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tambah Fajriyah.</p>

<p>Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menjelaskan bahwa layanan bengkel keliling dilengkapi dengan peralatan teknis yang lengkap serta teknisi yang telah tersertifikasi untuk menangani sistem BBG pada kendaraan. “Dengan dukungan peralatan yang lengkap serta teknisi tersertifikasi, kami berharap kendaraan CNG yang digunakan masyarakat dapat tetap dalam kondisi prima, aman, dan siap digunakan untuk perjalanan jarak jauh, khususnya selama periode mudik Lebaran,” kata Santiaji. Tim teknisi juga akan melakukan pemeriksaan teknis, pengecekan keamanan instalasi CNG, serta memberikan rekomendasi perawatan bagi pengguna.</p>

<p>Ketua Umum Komogas, Andy Lala, menyambut baik kolaborasi dengan PGN dan PGN Gagas dalam program ini. Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan keselamatan dan keandalan kendaraan BBG melalui pemeriksaan teknis serta edukasi kepada pengguna. “Kami berterima kasih kepada PGN dan PGN Gagas yang terus hadir mendampingi para pengguna kendaraan BBG. Kami berharap kolaborasi ini semakin memperkuat upaya bersama dalam meningkatkan keselamatan dan keandalan kendaraan BBG, sekaligus mendorong semakin luasnya pemanfaatan energi gas sebagai alternatif bahan bakar yang lebih efisien dan ramah lingkungan bagi masyarakat,” pungkas Andy.</p>

<p>Inisiatif PGN dalam menyediakan layanan Bengkel Keliling CNG ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program pemerintah untuk mendorong penggunaan energi bersih dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan semakin banyaknya kendaraan yang beralih menggunakan BBG, diharapkan kualitas udara di perkotaan dapat meningkat dan lingkungan hidup menjadi lebih sehat. Selain itu, penggunaan BBG juga dapat membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan ketahanan energi nasional.</p>

<p>Program Bengkel Keliling CNG ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan para pemudik, serta mendorong penggunaan energi bersih yang berkelanjutan. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, diharapkan musim mudik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan ramah lingkungan.</p>

<p>PGN dan PGN Gagas mengimbau kepada seluruh pengguna kendaraan BBG yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memanfaatkan layanan Bengkel Keliling CNG ini. Dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan kendaraan secara berkala, diharapkan perjalanan mudik dapat berjalan dengan aman dan nyaman, serta terhindar dari masalah teknis yang tidak diinginkan. Layanan ini merupakan bentuk komitmen PGN untuk selalu hadir dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.</p>

<p><strong>(fdl/fdl)</strong></p>

</div>

➡️ Baca Juga: Alasan Vanya Rivani Sempat Ingin Mundur dari Film Pelangi di Mars

➡️ Baca Juga: 4 Moisturizer Lokal di Bawah Rp100 Ribu yang Ringan, Melembapkan, dan Ramah di Kantong

Related Articles

Back to top button