PLN UID Kalselteng Pasang 5 Mesin Pompa untuk Mitigasi Karhutla di Palangka Raya

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya semakin diperkuat dengan langkah strategis yang diambil oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Dalam inisiatif terbaru ini, PLN UID Kalselteng telah melakukan pemasangan mesin pompa di lima titik sumur bor yang tersebar di kota tersebut. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitigasi, tetapi juga untuk memastikan bahwa sumber daya air dapat diakses dengan lebih mudah saat kondisi darurat terjadi.
Program Tanggung Jawab Sosial PLN
Pemasangan mesin pompa ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli. Dalam sebuah pernyataan, Manajer PLN UP3 Palangka Raya, Bagus Cahyadi, menegaskan pentingnya inisiatif ini dan bagaimana program ini berfokus pada kelanjutan dukungan kepada masyarakat dalam menghadapi tantangan karhutla. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut, yang merupakan salah satu area rawan kebakaran hutan.
Kolaborasi untuk Efektivitas
Dalam peninjauan teknis untuk pemasangan mesin pompa, PLN bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Tim Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Karanggan, serta Yayasan Borneo Urban Lab. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa rencana pemasangan mesin pompa sesuai dengan kondisi lapangan yang ada dan dapat memenuhi kebutuhan petugas dalam menangani karhutla.
- Kolaborasi antara PLN dan BPBD
- Partisipasi Tim BPK Karanggan
- Dukungan Yayasan Borneo Urban Lab
- Pemasangan mesin pompa sesuai kebutuhan
- Pemanfaatan sumur bor secara optimal
Persiapan Penting untuk Mitigasi Karhutla
Bagus Cahyadi menekankan bahwa keberadaan sumur bor saja tidak cukup. Diperlukan sarana operasional yang memadai agar sumber air dapat dimanfaatkan secara efektif oleh petugas di lapangan. Oleh karena itu, peninjauan teknis ini menjadi langkah krusial dalam memastikan bahwa fasilitas yang telah dibangun siap digunakan saat dibutuhkan.
“Penyediaan sumur bor adalah salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi risiko kebakaran hutan. Kami akan terus melanjutkan tahapan ini dengan meninjau kebutuhan pemasangan mesin pompa agar fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal,” ungkap Bagus Cahyadi.
Pentingnya Ketersediaan Sumber Air
Alfi Isnawati, Analis Kebencanaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, memberikan apresiasi terhadap langkah PLN. Menurutnya, ketersediaan sumber air yang dilengkapi dengan peralatan operasional menjadi faktor kunci dalam penanganan kebakaran, terutama saat musim kemarau ketika sumber air permukaan sering kali terbatas.
“Keberadaan sumur bor sangat penting bagi petugas dalam memenuhi kebutuhan air saat menangani karhutla. Dengan adanya mesin pompa, kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara efektif untuk penanganan di lapangan,” tegas Alfi.
Harapan dari Relawan Pemadam Kebakaran
Arliandrie, salah satu relawan dari BPK Karanggan, juga menyampaikan harapannya terkait fasilitas ini. Ia berharap bahwa penambahan mesin pompa akan mempermudah akses sumber air bagi relawan ketika menghadapi situasi kebakaran di wilayah mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas dukungan penyediaan sumur bor ini. Dengan adanya mesin pompa, kami yakin sumber air tersebut bisa lebih mudah dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan pemadaman saat terjadi karhutla,” ungkap Arliandrie.
Komitmen PLN dalam Mitigasi Karhutla
Iwan Soelistijono, General Manager PLN UID Kalselteng, menegaskan pentingnya keberlanjutan program TJSL. Ia menyatakan bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya berhenti pada penyediaan fasilitas, tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan pemanfaatan yang berkelanjutan. Menurutnya, mitigasi bencana memerlukan sinergi dari berbagai pihak agar sarana yang ada dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bagi kami, program yang berkelanjutan berarti memastikan bahwa dukungan yang diberikan terus menjawab kebutuhan di lapangan. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para relawan, kami berharap fasilitas sumur bor ini dapat memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi risiko karhutla,” tambah Iwan.
Rencana Ke Depan PLN UID Kalselteng
PLN UID Kalselteng berencana untuk melanjutkan dukungan dengan pemasangan mesin pompa yang akan melengkapi sarana sumur bor yang telah ada. Upaya ini menjadi bagian dari kesinambungan program PLN Peduli dalam mendukung mitigasi karhutla di Kalimantan Tengah.
“Kami berharap bahwa fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu petugas dan masyarakat dalam menghadapi tantangan karhutla. Ini adalah langkah nyata yang kami ambil untuk memastikan keselamatan dan keberlangsungan lingkungan di sekitar kita,” tutup Iwan Soelistijono.
➡️ Baca Juga: Felix Stray Kids Menjelaskan Makna Mendalam Lagu “Slow It Down” untuk Penggemar
➡️ Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Harian dengan Manajemen Waktu yang Disiplin dan Terarah




